desah rintik gerimis datang.....
menghanyutkan sinar rembulan
buram kaca jendela
seburam waktu yang berlalu......
........................................................
sedang kumasih menunggu...
ungkapan rasa,,,, dari keinginan baikku
untuk bersama,,,, menempuh jalan hidup
***
kuingin selalu dekatmu, sepanjang hidupku
membawamu,,,, ke puncak bahagia
kuingin selalu dekatmu, nikmati mentari
mendekapmu dibawah cahayanya.....
"gank peganksaan"
Kawan! itu adalah penggalan syair lagu yang disuarakan oleh Keenan Nasution bersama Gank Peganksaan" yang judulnya pun aku telah lupa. Lagu itu pulalah yang sering aku nyanyikan dalam kamar kost ataupun di tepian pantai ulak karang dengan gitar akustik yang sudah butut, haha. Setelah penat kita mendengarkan dan mempelajari lagu-lagu keras dari Metallica, setelah "feeling"mu mentok ketika mencoba menirukan melody dari Kirk Hammet pada lagu "one" atau "seek and destroy". juga ada tawa ketika aku mencoba memaksa menyanyikan "she is gone" dari Steel Heart, karena suaraku yang tidak pernah sampai mencapai hingga terdengar seperti orang tercekik. Walapun pada akhirnya beralih mementaskan nomor blues dari Gary moore dan cuma membawakan lagu "one day" minus "still got the blues".
Entah kenapa aku teringat ini ketika 10 kalender telah berganti, justru ketika tadi malam mendengar suara salah seorang dari habitat yang sudah terserak-serak. Yahh.. mungkin memang karena kerinduan pada tepian pantai ulak karang. Hanya sebuah suara, kawan mecoba memancingku untuk bercerita.
Kawan...!!! jika cerita tentang cinta yang kau harapkan, sudah pasti tidak banyak cerita yang akan kau dengar, karena memang tidak banyak kisah yang akan kuceritakan, selain dari kegagalan. Namun jika kau ingin mendengar cerita tentang persahabatan dan kesetiaan, aku akan memberi garansi untuk menceritakannya kepadamu hingga fajar pagi.
Kawan...!!!. Aku dan kita semua pasti menginginkan sebuah peran yang bernama "kesetiaan". karena ini adalah jaminan dari sebuah ikatan suatu hubungan, baik hubungan kita sesama manusia, ataupun hubungan kita kepada Pencipta. Ahhhhh,, tentu bukan kapasitasku untuk memberikan definisi dan menjabarkan arti dari "kesetiaan" karena aku bukanlah seorang ahli filsafat ataupun teknokrat. Mungkin hanya sekedar menyegarkan ingatan, aku bisa menuliskan sebuah petikan perjalanan :
"Bang..! gue seneng bisa dipercaya oleh banyak orang, tapi gue bangga jika bisa menjaga kepercayaan walaupun cuma dari 1 orang saja".
Kawan...!!! bukankah selama ini aku tidak pernah mempersoalkan batas usia?, tidak pernah membandingkan seberapa jauh perjalanan yang telah kita tempuh?, tidak pernah menghitung angka-angka yang telah kita tabung?. Karena urusan "pahala dan dosa" sudah ada yang bertugas mencatatnya???!!!.
Aiiiihhhh kawan!!!, tidak mewah yang aku berikan, hanya berusaha menjaga kemurnian, kepercayaan dari sebuah persahabatan.
Wahai kawan,,, aku ingin kembali menyanyikan syair lagu diatas, tapi aku kehilangan gitar akustik butut itu, Dimanakah benda itu sekarang???
Entah kenapa aku teringat ini ketika 10 kalender telah berganti, justru ketika tadi malam mendengar suara salah seorang dari habitat yang sudah terserak-serak. Yahh.. mungkin memang karena kerinduan pada tepian pantai ulak karang. Hanya sebuah suara, kawan mecoba memancingku untuk bercerita.
Kawan...!!! jika cerita tentang cinta yang kau harapkan, sudah pasti tidak banyak cerita yang akan kau dengar, karena memang tidak banyak kisah yang akan kuceritakan, selain dari kegagalan. Namun jika kau ingin mendengar cerita tentang persahabatan dan kesetiaan, aku akan memberi garansi untuk menceritakannya kepadamu hingga fajar pagi.
Kawan...!!!. Aku dan kita semua pasti menginginkan sebuah peran yang bernama "kesetiaan". karena ini adalah jaminan dari sebuah ikatan suatu hubungan, baik hubungan kita sesama manusia, ataupun hubungan kita kepada Pencipta. Ahhhhh,, tentu bukan kapasitasku untuk memberikan definisi dan menjabarkan arti dari "kesetiaan" karena aku bukanlah seorang ahli filsafat ataupun teknokrat. Mungkin hanya sekedar menyegarkan ingatan, aku bisa menuliskan sebuah petikan perjalanan :
"Bang..! gue seneng bisa dipercaya oleh banyak orang, tapi gue bangga jika bisa menjaga kepercayaan walaupun cuma dari 1 orang saja".
Kawan...!!! bukankah selama ini aku tidak pernah mempersoalkan batas usia?, tidak pernah membandingkan seberapa jauh perjalanan yang telah kita tempuh?, tidak pernah menghitung angka-angka yang telah kita tabung?. Karena urusan "pahala dan dosa" sudah ada yang bertugas mencatatnya???!!!.
Aiiiihhhh kawan!!!, tidak mewah yang aku berikan, hanya berusaha menjaga kemurnian, kepercayaan dari sebuah persahabatan.
Wahai kawan,,, aku ingin kembali menyanyikan syair lagu diatas, tapi aku kehilangan gitar akustik butut itu, Dimanakah benda itu sekarang???