Sunday, March 1, 2009

picisan

entah kali keberapa
roman ini kubaca
terkadang tak sengaja
tentang romansa melangitnya asmara
hingga samsara
berteman pelita nan sesekali enggan menyala
meredup cahaya hingga kubaca mengeja

mungkin sudah tak terhitung dengan jari
berapa kali kumpulan lembar ini menikam nurani
bernas namun hampa, kelakar tanpa tawa
walau resensi memberi cerita euforia

tak kunjung bisa kutamatkan cerita
waktu yang tak selalu memihakku
selaput mata pun menutupi aksara
cerita berujung di koma, membaca pun usai sudah

mungkin ruang pekat terkadang begitu memikat
kepulan asap terasa akrab
menyisakan waktu untukku membaca saja
hingga pertengahan cerita tak sampai menggunting pita