jalan buntu

membeku aku bersama waktu, dilingkung debu dan tak membekas kecup didahi bayu, bak kehilangan penanda buku

ketika hujan mengiringi angin tak menggiring angan

Tak penting bagiku mana yang lebih dulu//
sebelum atau setelah hujan luruh //
bukankah tabu tak kasat mata buatmu //
ekspetasi mesti mengawini improvisasi//
walau tak berbenih puisi //
aku mesti menikmati ....
tarian kaki telanjang dimanapun hujan datang //

belum ingin pulang

belum ada keinginan pulang ~
masih mengekor pada bayang nan tak kunjung hilang ~
bahkan ketika pekat kian menghitam //
akan pulang setelah jalan tak lagi menguntit bayang bayang ~ melenggang ~ diiringi hujan //
akan pulang setelah lepas seluruh pakaian



040211

opera tepian mimpi

mari kita menepi,,,
sejenak saja dan biarkan hari mendahului ~
bukankah masih ada sisa trotoar
untuk kita, beserta bunga bunganya
sebagaimengisi ruang rongga dada..

mari menepi,,,
sedenting saja ~
menyepi dari sangkakala klakson pemekak telinga,
dan berharap gaungnya terganti dengung garpu tala,, ...


020211

Lupa

Jeda yang disengaja, berpura sibuk dunia menjadi abdi pelayan tantrum bayi bayi berbulu kaki test blog lagi yang sudha lupa password.