kusut

dibalik ruang yang terkurung hujan

benang panjang berubah menjadi gulungan

...tak karuan.....

bagaimana mengurai...

sedangkan waktu mengguntingu dalam lipatan


101010

catatan akhir pekan

Bersamaku api.. //
kusertakan ia membelah pekan penghujung hari //
apa yang kubeli.. // sepoi angin ditengah hari //
lasak di nan rami //
yang ku belanjakan tak bercerita sosok puisi //
bukan enggan //
sajak pun tak pernah kuselipkan //
bahkan pada sebuah catatan //
lalu kucoba memotong hari dari sisi abstraksi //
rami menjadi sunyi //
dan kutanya api//
sudikah kau simpan ceritaku hari ini //
kalau aku telah kehilangan alas kaki //


200610

drama

mungkin aku sudah lupa
hari ini telah sampai purnama yang keberapa
kalkulasinya tak sama dengan menjurnal dalam neraca

tapi detailnya masih tersimpan dalam catatan
rinci disini dan mungkin menjadi prasasti

bukan majas dan puisi........
tapi sketsa peran bibir dan hati....

yang terujar tak mampu kau gambar

paparan (pasif) pagi

datarnya pagiku,,,
telah kucoba bercumbu lagi denganmu dan tetap masih kelu
ritualnya masih sama seperti dahulu
racikan hitam kental dan kepulan asap
yang kuhembuskan dan memandanginya hingga lenyap

datarnya pagiku,,,
padahal hari ini bertambah lagi satu porsi
bagiku menu bermanja diri
menarikan tangan dan jemari
diatas potongan roti

datarnya pagiku dalam kotak semu
tak bisa kucumbui bising kotaku dan deru debu

Lupa

Jeda yang disengaja, berpura sibuk dunia menjadi abdi pelayan tantrum bayi bayi berbulu kaki test blog lagi yang sudha lupa password.